Orang Yang Bersyahadat Pasti Masuk Surga
ORANG
YANG MENGUCAPKAN SYAHADAT, PASTI MASUK SURGA
Dr. Yusuf Al-Qardhawi
Dan Ibrahim
telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim
berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu,
maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam".(Qs 2 : 132)
Hai
orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa
kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama
Islam.(Qs 3 : 102)
Sesungguhnya
agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang
yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka,
karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap
ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.(Qs Al-Imran [3] : 19)
Pertanyaan:
Bagaimana
hukumnya orang yang
semasa hidupnya selalu mengerjakan maksiat, akan tetapi pada
akhir hayatnya (ketika sakaratul maut) dia mengucapkan dua kalimat Syahadat?
Jawab:
Barangsiapa yang meninggal dalam keadaan
bertauhid, yaitu sebelum menghembuskan
nafasnya yang terakhir dia
berikrar dan mengucapkan dua kalimat Syahadat, maka dia berhak berada di sisi Allah
dan masuk surgaNya.
Orang tersebut
sudah dapat dipastikan oleh Allah akan masuk surga, walaupun masuknya terakhir
(tidak bersama-sama orang yang masuk
pertama), karena dia diazab
terlebih dahulu dineraka disebabkan kemaksiatan
dan dosa-dosanya yang dikerjakan, yang
belum bertobat dan tidak diampuni. Tetapi dia juga tidak kekal di neraka,
karena didalam hatinya masih ada
sebutir iman. Adapun
dalil-dalilnya sebagaimana diterangkan
dalam hadis Shahih Bukhari dan Shahih
Muslim, yaitu:
Dari Abu Dzar r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah
saw. bersabda, "Barangsiapa mengucapkan, 'Laa ilaaha illallaah,' kemudian meninggal, maka pasti
masuk surga."
Dari Anas r.a., bahwa Nabi saw. telah bersabda,
"Akan keluar dari neraka bagi
orang yang mengucapkan,
'Laa ilaaha illallaah,' walaupun
hanya sebesar satu
butir iman di hatinya."
Dari Abu Dzar pula, dia telah
berkata bahwa sesungguhnya Nabi saw
telah bersabda, "Telah datang kepadaku malaikat Jibril
dan memberi kabar gembira kepadaku, bahwa barangsiapa yang meninggal
diantara umatmu
dalam keadaan tanpa mempersekutukan Allah, maka pasti akan
masuk surga, walaupun dia berbuat zina dan mencuri." Nabi saw. mengulangi
sampai dua kali.
Banyak hadis yang menunjukkan bahwa kalimat Syahadat
memberi hak untuk masuk surga dan terlindung
dari neraka bagi yang mengucapkannya
(mengucap Laa ilaaha illallaah).
Maksudnya ialah, meskipun dia
banyak berbuat dosa, dia tetap
masuk surga, walaupun terakhir.
Sedangkan yang dimaksud terlindung dari neraka ialah
tidak selama-lamanya di dalam
neraka, tetapi diazab
terlebih dahulu karena perbuatan maksiatnya.(Media.isnet.org)
Tambahan Hadist :
"Barang siapa yang bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak kecuali Allah satu-satunya dengan tidak menyekutukan-Nya dan bahwa, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya dan (bersaksi) bahwa, 'Isa adalah hamba Allah, utusan-Nya dan firman-Nya yang Allah berikan kepada Maryam dan ruh dari-Nya, dan, surga adalah haq (benar adanya), dan neraka adalah haq, maka Allah akan memasukkan orang itu ke dalam surga betapapun keadaan amalnya". Al Walid berkata, telah bercerita kapadaku Ibnu Jabir dari 'Umair dari Junadah dengan menambahkan: "..maka akan dimasukkan ke dalam surga lewat salah satu dari ke delapan pintu surga yang mana saja yang dia mau".(Shahih Bukhari 3180)

