Jakarta Lumpuh Diterjang Banjir, Adzab Dari Allah SWT ?
JAKARTA-Jakarta, ibu kota
Indonesia, hari ini, Kamis (17/01/2013) lumpuh diterjang banjir. Tidak
hanya di daerah pinggiran Jakarta, bajir juga menghantam pusat kekuasaan
ibu kota, yakni Istana, dan wilayah prestisius ekonomi Jakarta,
Bunderan HI, serta jalan Thamrin dan jalan Sudirman. Sadarkah warga
Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, bahwa banjir yang
menerjang ini bisa jadi adzab dari Allah SWT., karena Indonesia
mencampakkan syariat Islam? Wallahu’alam bis showab!
Sebagaimana dikabarkan, banjir di Jakarta
tak hanya melumpuhkan daerah pinggiran, tapi juga jantung Ibukota. Ikon
Jakarta yaitu Bundaran HI dan jalan yang mengakses kepadanya yaitu Jl
Sudirman dan Jl MH Thamrin, juga terputus.
Bus TransJ berwarna oranye tampak antre tepat di sekitar air mancur
Bundaran HI, Kamis (17/1/2014). Sementara kendaraan terpusat di
jalan-jalan yang agak tinggi, yang banjirnya tidak terlalu dalam. Hal
itu tergambar di foto pembaca Aulia Shina yang mengambil pemandangan
dari ketinggian gedung pencakar langit.
Suasana serupa juga terjadi di Jl MH Thamrin. Kendaraan tidak bisa
melintas karena air yang cukup tinggi di sekitar Sarinah. Tak cuma
jantung Jakarta ini yang kebanjiran. Kantor Gubernur Jokowi dan kantor
Presiden SBY juga banjir sebetis.
Banjir, Adzab Dari Allah SWT?
Tidakkah pernah terfikir bahwa banjir
yang melanda Jakarta kali ini adalah adzab dari Allah SWT., kepada
rakyat Indonesia pada umumnya, Jakarta khususnya, dan terutama para
pemimpinnya yang mencampakkan syariat Islam dari Allah SWT., dan lebih
suka menggunakan hukum jahiliyah.
Tidakkah mereka sadar bahwa dengan hukum
jahiliyah tersebut, kaum Muslimin di negeri ini, yang bedakwah
menyuarakan kebenaran dan berjuang untuk menegakkan syariat Islam, malah
ditembak mati secara brutal, dipenjara dan dibuang ke Nusakambangan,
bahkan diasingkan ke penjara dengan penjagaan super ketat. Jangan anggap
semua ini tidak berkaitan, bagi Kaum Muslimin, segala sesuatu ada sebab
dan akibat, dan Allah SWT., Maha Berkuasa atas seluruh hamba-hambaNya.
Maka bertobatlah agar curah hujan tidak lagi menjadi bencana yang
menerjang, melainkan menjadi berkah yang mensejahterakan!
“Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri
beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka
berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami)
itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Al A’raf : 96)
Sumber : diolah dari detik

